Program Studi (Prodi) Sarjana Manajemen terus menghadirkan pengalaman pembelajaran yang relevan dengan dunia industri bagi mahasiswa. Tidak hanya mempelajari konsep di ruang kelas, mahasiswa juga diajak memahami praktik bisnis secara langsung melalui wawasan dari para profesional yang aktif di industri. Hal tersebut diwujudkan melalui Kuliah Umum Marketing yang diselenggarakan secara daring melalui Microsoft Teams pada Selasa, 19 Mei 2026.
Kuliah umum kali ini menghadirkan Kendra Kaelo Anthony, School of Customer Experience Assistant Manager di MAP Retail Academy, bagian dari PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP), salah satu perusahaan ritel terbesar di Asia Tenggara yang mengelola lebih dari 100 jenama global.
Kegiatan diikuti oleh 135 mahasiswa semester dua yang sedang menempuh mata kuliah Manajemen Pemasaran. Dalam pemaparannya, Kendra menjelaskan perkembangan industri ritel modern serta implementasi konsep “ritel 360 derajat” yang diterapkan MAP dalam membangun pengalaman pelanggan secara menyeluruh.
Mahasiswa juga memperoleh gambaran mengenai dinamika industri ritel yang terus berkembang, termasuk bagaimana perusahaan menghadapi perubahan perilaku konsumen, tren jenama lokal, hingga isu keberlanjutan yang semakin menjadi perhatian pasar.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan kritis dari mahasiswa. Salah satunya disampaikan oleh Caecilia yang menanyakan mengenai tren meningkatnya popularitas jenama lokal dan isu keberlanjutan serta pengaruhnya terhadap keberlangsungan jenama global yang dikelola MAP. Menanggapi hal tersebut, Kendra menjelaskan bahwa isu tersebut telah menjadi perhatian penting di internal perusahaan. MAP, menurutnya, terus mempersiapkan strategi yang adaptif karena melayani beragam segmen konsumen dengan portofolio jenama yang telah memiliki posisi kuat di pasar.
.
Melalui kegiatan ini, Prodi Sarjana Manajemen berharap mahasiswa dapat memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai praktik pemasaran dan industri ritel terkini. Kuliah umum marketing akan terus dihadirkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang aplikatif, kontekstual, dan selaras dengan perkembangan dunia bisnis modern. (Mjn1)


