Rektor Universitas Tarumanagara, Prof. Dr. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M. membuka acara Entrepreneur Week (EW) ke-22 pada Selasa, 26 Mei 2026 di Main Atrium, Emporium Pluit Mal, Jakarta Utara. Acara yang pada tahun ini mengusung tema: Adapt, Survive, Thrive akan berlangsung hingga 28 Mei 2026.
Acara ini diselenggarakan oleh Program Studi (Prodi) Sarjana Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara sebagai bagian dari proses pembelajaran di konsentrasi Entrepreneurship, semester ke-4, mata kuliah Model dan Simulasi Bisnis. Pada kesempatan ini mahasiswa melakukan validasi pasar sebagai bagian dari proses membangun bisnis baru. Seperti pada umumnya bisnis baru yang berkembang di Indonesia, lebih dari separuh adalah bergerak di bidang Food & Beverage, baru sisanya yang terkait dengan pewangi, pembersih tangan, aroma terapi dan fashion.
Selain melibatkan 28 kelompok dari Prodi S1 Manajemen, 10 kelompok kolaborasi antara Prodi Manajemen dan S1 Desain Komunikasi Visual (DKV) dari Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), juga partisipasi dari Fakultas Teknik yang terdiri atas 1 kelompok Teknik Mesin, 1 kelompok Teknik Industri, dan 1 kelompok Teknik Elektro. Secara total acara ini melibatkan 210 mahasiswa dan 20 dosen dari empat fakultas yang terlibat, berperan sebagai mentor, panitia pelaksana dan pengisi acara.
Dalam sambutannya, rektor memuji konsistensi dan komitmen Prodi S1 Manajemen yang telah menyelenggarakan EW sejak 2013, berkolaborasi dengan 3 fakultas nonbisnis dan berharap kolaborasi bisa ditingkatkan ke lebih banyak fakultas lain yang ada di Universitas Tarumanagara.
Di depan sejumlah media yang hadir, kepala program studi Sarjana Manajemen, Frangky Selamat, mengungkapkan harapannya agar bisnis yang sedang dikembangkan mahasiswa tidak berhenti pada tataran tugas kuliah, tetapi beranjak memasuki proses inkubasi, agar siap memasuki tahap komersialiasi yang sesungguhnya.
Ketika situasi perekonomian dunia sedang tidak baik-baik saja, semangat mahasiswa sebagai bagian dari generasi emas Indonesia, menyalakan “api” kewirausahaan, tetap memberikan harapan untuk Indonesia yang lebih baik. (Mjn1)
Foto-foto: Humas Untar dan Frk.




