Program Studi S1 Manajemen menyelenggarakan kuliah umum bagi mahasiswa yang sedang menempuh mata kuliah Model dan Simulasi Bisnis dengan tema “From Gap to Market: Building a Business with Purpose”pada Selasa, 5 Mei 2026 yang diselenggarakan secara hybrid.
Kegiatan ini menghadirkan Adriana Ferdian sebagai narasumber yang membagikan pengalaman dalam membangun dan mengembangkan bisnis makanan Indonesia di Auckland, New Zealand.
Dalam pemaparannya, Adriana menjelaskan bahwa dirinya tidak berasal dari latar belakang entrepreneur. Namun, perjalanan bisnis yang dijalankannya dapat berkembang karena keberhasilan membangun tim pendiri yang tepat dan saling melengkapi. Menurutnya, kolaborasi tim, pembagian peran yang jelas, serta kemampuan membangun jaringan menjadi faktor penting dalam proses merintis dan mengembangkan usaha.
Melalui pengalaman nyata yang dibagikan, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai tantangan dan peluang dalam menjalankan bisnis kuliner Indonesia di pasar internasional. Adriana juga menekankan pentingnya memiliki mitra bisnis dengan kompetensi yang berbeda agar setiap aspek usaha dapat berjalan secara optimal.
Pada sesi materi, narasumber mengaitkan konsep teori Lean Canvas dengan praktik langsung yang diterapkannya dalam bisnis. Pembahasan dimulai dari pentingnya melakukan survei dan identifikasi permasalahan pasar untuk memahami kebutuhan pelanggan. Langkah tersebut menjadi dasar dalam menentukan Unique Value Proposition (UVP) yang sesuai dengan customer segment yang dituju.
Selain itu, Adriana menjelaskan proses pengembangan Minimum Viable Product (MVP) sebagai tahapan awal untuk menguji respons pasar sebelum melakukan pengembangan produk lebih lanjut. Pendekatan tersebut dinilai penting agar bisnis dapat memahami kebutuhan konsumen secara lebih tepat sekaligus memperjelas nilai dan keunggulan produk yang ditawarkan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai penerapan konsep kewirausahaan secara praktis, khususnya dalam proses validasi ide bisnis, pengembangan model usaha, strategi pemasaran, hingga pentingnya membangun tim yang solid dalam menjalankan bisnis.
Kegiatan kuliah umum berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta dan diakhiri dengan sesi foto bersama antara narasumber dan mahasiswa. (LS).
