Cerita di Balik Entrepreneur Week ke-22 (1): Belajar Melayani, Berkompetisi dan Bangkit

Kalimat bijak “pengalaman adalah guru yang paling baik” terasa klise tapi tetap relevan hingga kini. Pengalaman dapat diperoleh jika mempraktikkan konsep yang telah dipelajari di ruang kelas ke praktik yang sesungguhnya di dunia nyata. Tentang model bisnis, pemasaran, penjualan, perilaku konsumen dan hal-hal praktis lain yang tidak ditemukan jika hanya diskusi sebatas wacana. Inilah yang dialami seluruh peserta Entrepreneur Week ke-22 Prodi Sarjana Manajemen yang telah hampir satu bulan berlalu

Kelompok Oxitea bercerita bagaimana mereka belajar melayani calon konsumen dan bersaing dengan kelompok lain. Kelompok Teh Tonic juga sependapat, ”Kami belajar berkomunikasi dengan konsumen dan memperluas jejaring.” Bahkan berkomunikasi dengan orang asing. “Kami sempat berkomunikasi dengan orang China dan India yang tertarik dengan produk kami. Mereka memberikan saran produk kami,” tutur kelompok Majorite Apla.

“Kami senang, banyak yang beli, menyukai produk kami dan memberikan apresiasi,” kelompok Milijo dengan produk kacang ijo-nya menambahkan.

Hidup ini adalah soal keseimbangan. Pengalaman kurang bagus juga dialami hampir seluruh kelompok. Seperti kelompok Apla yang sempat dimarahi calon konsumen. Stand yang “diacak-acak” anak kecil salah seorang pengunjung juga sempat dialami salah satu kelompok. Atau mengalami kerugian, ketidaksiapan menghadapi animo permintaan dari pengunjung dan produk yang dikritisi pengunjung dengan nada kurang simpatik.

Pengalaman tidak mengenakkan tentu mesti disikapi dengan bijak dan rasional. Perbaikan terus-menerus harus dilakukan tanpa kenal lelah dan penuh semangat.

Acara Entrepreneur Week memberikan banyak pengalaman berharga sebagai bekal mahasiswa memasuki dunia bisnis yang sesungguhnya. Memang hanya sebuah simulasi kecil. Bagian mini dari puzzle kehidupan yang bernama sekolah kehidupan.  (Mjn-1)

Berita Terbaru

Agenda Mendatang

 

24

Mei

Hari Raya Waisak

25

Mei

Wisuda ke-83 Untar

27-29

Mei

Rapat Kerja Untar 2024

1

Juni

Hari Lahir Pancasila

31

Juli

Batas Akhir Pendaftaran Mahasiswa Baru
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Manajemen, Jurusan Akutansi, Jurusan Manajemen Bisnis, Kuliah Manajemen, Jakarta, FEB Untar, Universitas Tarumanagara