Cerita di Balik Entrepreneur Week ke-22 (2-habis): Tantangan Menjaga Intensi Kewirausahaan Mahasiswa

Satu penelitian terhadap sejumlah mahasiswa di sebuah perguruan tinggi memperlihatkan penurunan intensi mahasiswa tiga bulan setelah mereka mengikuti sebuah acara kewirausahaan. Faktor utama yang memengaruhi adalah persepsi ketidakpastian.

Acara Entrepreneur Week yang telah berlangsung pada 26-28 Mei 2026 lalu memang tidak mencerminkan hal itu. Setidaknya dari survei internal yang dilakukan menunjukkan bahwa 65% mahasiswa tetap memiliki semangat untuk melanjutkan bisnis yang telah mereka rancang. Memang masih banyak kekurangan, tetapi mereka berkeinginan kuat untuk melakukan perbaikan terus-menerus.

Sementara sisa 35 persen menyatakan tidak berminat melanjutkan dengan beragam alasan. Namun yang dominan adalah merasa perlu untuk berganti produk yang ditawarkan, berganti mitra dalam kelompok atau lebih tertarik mengurus bisnis keluarga. Artinya mahasiswa tetap konsisten ingin menggeluti kewirausahaan tetapi dengan implementasi bisnis yang berbeda, setelah menyadari banyak kekurangan yang harus diperbaiki.

Tentu ini kabar gembira bagi pengelola Program Studi Sarjana Manajemen. Pembelajaran kewirausahaan yang telah dijalankan berhasil membangun semangat berwirausaha. Menjaga intensi kewirausahaan ini menjadi tantangan berikutnya, dengan program-program pembelajaran yang dapat menciptakan wirausaha yang sesungguhnya. (Mjn-1)

Berita Terbaru

Agenda Mendatang

 

24

Mei

Hari Raya Waisak

25

Mei

Wisuda ke-83 Untar

27-29

Mei

Rapat Kerja Untar 2024

1

Juni

Hari Lahir Pancasila

31

Juli

Batas Akhir Pendaftaran Mahasiswa Baru
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Manajemen, Jurusan Akutansi, Jurusan Manajemen Bisnis, Kuliah Manajemen, Jakarta, FEB Untar, Universitas Tarumanagara