Sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya akademik dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa/i, Ikatan Mahasiswa Akuntansi Tarumanagara (IMAKTA) menyelenggarakan kegiatan Diskusi Penalaran pada Sabtu, 22 Agustus 2026 dan Jumat, 28 Agustus 2026.
Diskusi Penalaran 2026 diselenggarakan dalam dua rangkaian kegiatan dengan mengusung tema “Shaping Academic Journeys Through Knowledge and Awareness“. Kegiatan hari pertama berlangsung secara luring di Function Hall Room B, Lantai 3 Gedung A, Kampus II Universitas Tarumanagara. Sedangkan, kegiatan hari kedua dilaksanakan secara daring melalui Zoom.
Diskusi Penalaran 2026 menjadi langkah awal bagi mahasiswa/i baru untuk beradaptasi dan berkembang di dunia perkuliahan. “Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa/i memperoleh bekal untuk berpikir kritis dan meraih prestasi”, ujar Ketua Pelaksana Diskusi Penalaran 2026, Chloe Alicia Tan.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa/i mengenai berbagai aspek dalam perjalanan akademik selama menempuh pendidikan di Universitas Tarumanagara. Melalui Diskusi Penalaran 2026, mahasiswa mendapatkan informasi yang dapat membantu mereka memahami sistem perkuliahan serta mempersiapkan perjalanan akademik secara lebih optimal.
Rangkaian kegiatan membahas berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan akademik mahasiswa/i, mulai dari pemahaman mengenai Sistem Kredit Semester (SKS), beban studi, proses pengambilan mata kuliah, pengenalan LINTAR, tata cara pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), gambaran mata kuliah dari semester 1 hingga semester 8, serta penjelasan mengenai Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).
Pada rangkaian hari pertama, penjelasan mengenai mata kuliah dan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) disampaikan oleh Ibu Linda Santioso, S.E., M.Si., Ak., CA., selaku Ketua Program Studi Sarjana Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara. Pemaparan tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa/i mengenai alur perkuliahan, serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menjalani proses akademik hingga menyelesaikan masa studi. Pada penghujung acara, Bapak Oey Hannes Widjaya, S.E., M.M., M.I.Kom., M.Pd., CHC., selaku Manajer Kemahasiswaan, Alumni, dan Kehumasan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, turut menyampaikan kata penutup.
Pada hari kedua, beliau kembali hadir untuk memberikan kata pembuka sebelum kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Ibu Widyasari, S.E., M.Si., Ak., BKP., CA., CPA., selaku Ketua Laboratorium Program Studi Sarjana Akuntansi mengenai alur perkuliahan dan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) pada sesi pertama. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua yang diisi oleh Dr. Henryanto Wijaya, S.E., M.M., Ak., CA. selaku Sekretaris Program Studi Sarjana Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara, dan ditutup dengan pemaparan materi ketiga yang kembali disampaikan oleh Ibu Linda Santioso, S.E., M.Si., Ak., CA.
Selain pembekalan akademik, Diskusi Penalaran 2026 turut menghadirkan Alumni Sharing Session bersama dua alumni FEB Untar, yaitu Sheila Elita Nanang, S.E., Senior Tax Associate PwC Indonesia, dan Jefta Gracia, S.E., Senior Audit Associate EY Indonesia. Keduanya berbagi pengalaman mengenai perjalanan selama menjalani perkuliahan, proses mempersiapkan diri memasuki dunia kerja, hingga pengalaman membangun karier di bidang profesional.
Dalam sesi tersebut, kedua alumni juga menjawab sejumlah pertanyaan seputar topik diskusi. Melalui sesi tersebut, mahasiswa/i memperoleh wawasan langsung dari pengalaman alumni sebagai bekal menghadapi perjalanan akademik dan persiapan menuju dunia kerja.
Melalui rangkaian Diskusi Penalaran 2026, mahasiswa/i diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai proses akademik serta memperoleh gambaran mengenai persiapan yang diperlukan untuk menghadapi dunia profesional. Kegiatan ini menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa/i untuk memperluas wawasan dan mempersiapkan diri selama menjalani masa perkuliahan.

